Musim Kemarau 2019, Suhu Di Malam Hari Terasa Lebih Dingin ?

Sudah memasuki musim kemarau, biasanya cuaca di waktu siang hari terasa lebih panas dan malam hari akan terasa lebih dingin dari biasanya. Seperti yang di lansir Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan cuaca di Pulau Jawa, terutama di Jakarta selama musim kemarau 2019 ini akan cerah dengan sedikit awan.

Menurut kepala Sub Bidang Analisis Informasi Iklim (BMKG) Pusat Adi Ripaldi, hal ini terjadi karena adanya pelepasan panas bumi ke atmosfer yang tidak terjebak oleh awan di malam hari. “Sekarang lagi musim kemarau, kalau lagi kemarau itu awan-awan jarang artinya cukup teranglah clear tidak ada tutupan awan. Sehingga matahari menyoroti kita lebih cepat, ketika musim kemarau itu ,disiang hari terasa panas, namun demikian pada malam hari, dari bumi sendiri memberikan energi ke langit lebih cepat juga. Sehingga pada malam hari, akan terasa lebih dingin ketika malam hari,” kata Kepala Sub bidang Informasi Iklim BMKG, Adi Ripaldi.

Nah, ini juga menjadi salah satu karakter musim kemarau. Pagi sampai siang hari akan terasa panas dan malam akan terasa dingin hingga dini hari. Suhu udara di wilayah Pasar Baru, Jakarta Pusat pada pukul 05.15 WIB, terasa lebih dingin dari biasanya. Selain itu, Adi mengatakan, suhu terendah di Ibu Kota tercatat 22 derajat Celcius dan maksimum 32 derajat Celcius. Walaupun begitu, rata-rata suhu di Ibu Kota setiap harinya berkisar antara 28-30 derajat Celcius. Ia juga menjelaskan, puncak suhu terpanas akan berkisar pada pukul 13.00-14.00 WIB. Sementara itu, suhu terendah akan terjadi pukul 02.00-03.00 WIB.

Sumber Foto : http://sulselekspres.com/

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *