Bebas Dari Hutang, Ikuti Trik Kelola Keuangan Berikut

Kewalahan dalam mengatur keuangan memang membuat kita menjadi terjebak dalam hutang yang sulit untuk dibayar. Jika seperti ini terus menerus, cita-cita untuk memiliki kebebasan finansial hanya tinggal harapan.

Walaupun tidak semua hutang memburuk. Dalam hal perencanaan keuangan, ada yang namanya utang produktif yaitu adalah yang merupakan peruntukkannya untuk suatu hal yang bermanfaat untuk jangka panjang. Contohnya, hutang untuk memulai bisnis. Namun, yang paling sering menjadi beban keuangan adalah hutang yang sifatnya konsumtif dan cicilannya memakan porsi besar dari penghasilan.

Untuk terbebas dari hutang, kita perlu terapkan pengaturan finansial sebaik-baiknya. Berikut strategi keuangan agar terhindar dari hutang-hutang.

Atur Anggaran

Menurut pelatih finansial Lacey Langford, menghindari hutang bisa kita mulai dengan mengetahui berapa banyak uang yang bisa dibelanjakan atau tidak.

Hal yang paling utama adalah harus mengetahui anggaran realistis yang kita miliki. Lalu setelah itu, kita harus mempertimbangkan semua yang kita habiskan seperti biaya untuk menonton film, membayar cicilan, dan makanan.

Kita tidak akan bisa membuat perencanaan jika tidak mengerti berapa banyak uang yang masuk dan keluar. Setelah itu, baru kita akan memiliki ukuran yang baik untuk membuat keputusan keuangan.

Cara yang paling termudah membagi pemasukan yang kita miliki dengan perbandingan 50:30:20

50% dari penghasilan bisa kita gunakan untuk kebutuhan hidup, seperti membayar cicilan rumah, uang sekolah anak, hingga transportasi.

30% dari penghasilan bisa kita gunakan untuk memenuhi keinginan, seperti makan di restoran, nonton, ataupun hobi. Setelah itu, 20% dari penghasilan gunakan untuk menabung, investasi, dan bayar cicilan hutang.

Langford menyarankan kita agar mempertimbangkan pengeluaran yang tidak terjadi setiap bulan, seperti biaya keanggotaan tahunan atau perawatan mobil, yang dapat menggagalkan anggaran yang direncanakan dengan cermat.

Belanja Secara Strategis Dan Hemat

Waktu pada saat mengelola anggaran dan pendapatan yang dapat dibelanjakan, gunakan anggaran tersebut untuk prioritas dan tujuan kita, dan juga kurangi biaya di tempat lain untuk menghindari hutang. Mungkin anda akhirnya membuat perubahan pada anggaran untuk membantu menyesuaikan pengeluaran dengan tujuan keuangan.

Hemat Uang Untuk Mempersiapkan Yang Terburuk

Seperti hal nya sakit, sakit pastinya membutuhkan biaya berobat ekstra ataupun mobil yang lagi rusak tentunya tidak bisa kita hindari. Pengeluaran tidak terduga bisa mengacaukan rencana anggaran. Ini pentingnya memiliki pos anggaran dana darurat.

 “Memiliki uang untuk mengatasi pengeluaran yang tidak terduga akan membantu anda untuk menghindari hutang” kata Langford.

Kita bisa memulai dari hal kecil, seperti menyisihkan uang sebesar Rp 300.000 setiap bulannya untuk dana darurat.

Sekiranya tabungan sudah cukup untuk menutup beberapa bulan pengeluaran, kita akan lebih konsisten untuk menabung.

Siapkan transfer otomatis ke rekening tabungan darurat yang telah ditentukan, sehingga kita memiliki uang simpanan tanpa harus memikirkannya.

Sumber Foto : cdn2.tstatic.net

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *