Terlalu Sering Terpapar AC, Ternyata Berbahaya Bagi Kesehatan

Seperti yang kita ketahui Air Conditioner (AC), memang menjadi barang yang harus dimiliki oleh setiap rumah. Berada di dalam ruangan ber-AC memang menyejukkan, apalagi ketika di luar sedang panas. Akan tetapi jika kita terus-terusan berada di dalam ruangan ber-AC juga itu belum tentu sehat.

Suhu di Indonesia yang bisa dibilang cukup panas, membuat kita ingin terus berlama-lama di dalam ruangan ber-AC. Walaupun terasa nyaman, justru jika pendingin udara tidak dibersihkan secara rutin nantinya malah akan memperburuk kondisi tubuh, dan parahnya lagi bisa terserang penyakit paru-paru.

Berikut adalah masalah kesehatan yang bisa muncul akibat terlalu sering terpapar AC.

Sinusitis

Menurut beberapa ahli, jika menghabiskan waktu lebih dari 4 jam di dalam ruangan ber-AC bisa mengembangkan infeksi sinus. Udara dingin dapat menyebabkan pengerasan kelenjar lendir.

Kelelahan Konstan

Jika terlalu lama di dalam ruangan ber-AC pada saat bekerja, bisa juga menyebabkan kelelahan konstan ataupun rasa kelelahan yang akan berlangsung lama. Terutama jika AC dinyalakan dengan suhu yang sangat rendah akan membuat tubuh jadi menggigil.

Dehidrasi

Tingkat dehidrasi lebih tinggi ketika di dalam ruangan berkondisi penyejuk udara. Kelembapan ruangan di serap oleh AC, menyebabkan kamu kekurangan cairan, ini merupakan paling mudah terjadi jika suhu udara diatur terlalu rendah hingga kamu merasa terlalu dingin untuk meminum air.

Sakit Kepala

Ini adalah merupakan salah satu contoh efek negatif dari penggunaan AC, jika ac tidak pernah di perhatikan dan jarang di periksa secara konsisten. Kualitas udara yang dihasilkan penyejuk ruangan itu juga menurun, dan itu akan membuat mereka menjadi pusing.

Gangguan Pernafasan             

Berada di dalam ruangan ber-AC pada waktu yang lama umumnya mata, hidung, dan tenggorokan terasa sangat tidak enak. Karena memang, udara AC dapat menyumbat sistem pernafasan kita, membuat tenggorokan menjadi kering serta juga menderita rhinitis, kondisi peradangan yang disebabkan oleh virus.

Lesu

Penggunaan ruangan ber-AC pada umumnya membuat ruangan tertutup agar udara bersuhu rendah tidak keluar ruangan, tentunya juga hal ini mencegah virus-virus serta juga mikroba yang berada di dalam ruangan. AC juga mengeringkan saluran nafas mu, membuat lendir di dalamnya turut mengering, alhasil risiko terkena virus menjadi lebih besar.

Sumber Foto : cdn2.tstatic.net

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *