Film kontroversial “Spotlight” diangkat dari kasus investigasi asli yang dilakukan oleh tim jurnalis bernama Spotlight di media cetak ternama The Boston Globe di Amerika. Bercerita tentang kasus pelecehan ratusan anak di bawah umur oleh seorang pendeta Katolik, John J. Geoghan, film besutan Tom McCarthy ini mengekspos sisi gelap Gereja Katolik akan skandal pelecehan seksual.

Di kehidupan nyata, semenjak artikel Spotlight pertama diterbitkan pada Januari 2002, lebih dari 130 orang mengaku telah menjadi korban dari pendeta yang ditahbiskan tahun 1962 tersebut. Hampir semua korbannya adalah anak laki-laki, satu bahkan dikatakan masih seorang balita.

Tim investigasi Spotlight memaparkan bahwa Uskup Agung Boston saat itu, kardinal Bernard F. Law, sudah mengetahui peringai buruk Geoghan tetapi memilih untuk menutupinya dan hanya memindahkannya ke paroki-paroki lain. Penemuan ini turut menjadi dasar penghargaan jurnalisme Pulitzer Prize for Public Service di tahun 2003 untuk The Boston Globe.

Film berdurasi 128 menit ini juga memunculkan nama Mark Ruffalo dalam kategori Aktor pendukung terbaik. Namun sayangnya keberuntungan belum berpihak kepada pria kelahiran 22 November 1967 tersebut. Editing film juga masuk sebagai nominasi penghargaan, namun sama nasibnya dengan Mark, dalam kategori Editing Film ini pun belum berhasil memenangkan penghargaan itu.

Segenap kru dan tim Spotlight nampak sangat bahagia dan gembira sekali dengan penghargaan tersebut. “Ini untuk kalian semua, yang sudah mendukung dan percaya pada film ini. Untuk para pemain, Mark, Michael, Rachel dan semuanya.” ungkap penulis naskah film yang juga merangkap sebagai Sutradarai ini.

 

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>