Gol tunggal dari Yannick Carrasco pada menit 35 bertahan sampai peluit panjang dibunyikan. Meskipun pada menjelang menit akhir pertandingan kubu tuan rumah mendapatkan hadiah tendangan penalti. Antoine Griezmann yang maju sebagai eksekutor gagal melaksanakan tugasnya dengan baik. Hasil dari laga Atletico Madrid vs Bayern Munchen tersebut membuat anak asuh Diego Simeone kokoh di puncak grup D. Sementara Die Roten harus puas berada di posisi kedua dengan mengoleksi 3 angka.

Pada awal jalannya pertandingan sendiri, sebenarnya Atletico Madrid terus di serang oleh Arjen Robben dan kawan-kawan. Hasilnya meski kecolongan dari gol Yannick Carrasco hasil umpan dari Griezmann, Munchen mencatatkan 63 persen penguasaan bola pada babak pertama. Nampaknya Atletico menjadi momok yang menakutkan bagi Bayern Munchen. Bagaimana tidak, tahun lalu Munchen berhadapan dengan Atletico pada babak semifinal. Los Rojiblancos berhasil menggusur Munchen dan melaju ke babak final yang mempertemukan mereka dengan tim Madrid lainnya.

Keunggulan Atletico bertahan hingga turun minum. Pada babak kedua tim tamu melakukan sejumlah pergantian pemain, diantaranya Matt Hummels yang masuk menggantikan Jerome Boateng, Thomas Muller masuk menggantikan Arjen Robben serta Thiago Alcantara digantikan dengan Josshua Kimmich. Dengan sejumlah pergantian pemain tersebut, kubu Munchen tetap tampil menyerang. Pada menit 56 dan menit 77 sebenarnya Fc Hollywood mendapat peluang bagus untuk mencetak gol, namun penampilan apik Jan Oblak di bawah mistar gawang Atletico membuat peluang tersebut mentah.

Hasil pertandingan dini hari tadi, kembali membuktikan dominasi Atletico atas Munchen. Tim yang bermarkas di Estadio Vicente Calderon tersebut menjadi tim satu-satunya yang mengalahkan Munchen dua kali sejak musim lalu di seluruh kompetisi. Menyoal menjadi pencetak gol semata wayang, Carrasco sedikit memberi komentar usai pertandingan. “Bayern Munchen sangat berbahaya di lini depan, tapi kami telah menutup jarak dengan baik dan menyerang mereka. Griezmann memberikan umpan yang kuat, dan untungnya saya mampu memaksimalkannya,” ujarnya.

Atas kekalahan timnya tersebut penjaga gawang Munchen, angkat bicara. “Kami tahu ini tak akan mudah. Ini selalu sulit untuk mencetak gol. Atletico memiliki insting pembunuh, mereka mampu banyak memanfaatkan peluang dari sedikit peluang,” ujar Manuel Neuer. Meskipun kecewa, namun Neuer mengatakan akan membalas kekalahan ini ketika menjamu Atletico di Allianz Arena. Pada pertandingan lainnya, hujan gol terjadi di markas Rostov kala menjamu PSV Eindoven. Sayang, sepasang gol Dmitry Poloz tidak mampu membawa timnya menang atas Red White Army. Rostov menjadi tim terbawah di grup D, sedangkan PSV berada di peringkat ketiga dengan mengoleksi 1 poin.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>