Meskipun memiliki raihan angka yang sama dengan Hapoel, namun klub berjuluk The Saints gagal lolos ke babak 32 besar karena kalah head-to-head. Bermain di depan publiknya sendiri Virgil van Dijk gagal memanfaatkan kesempatan tersebut. Meski mengendalikan jalannya pertandingan sejak menit awal. Namun rapatnya pertahanan Hapoel tidak mampu ditembus oleh barisan lini depan Southampton. Bisa ditebak, skor imbang 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Namun setelah turun minum, sang tamu justru berbalik memegang kendali permainan. Fraser Forster pun dibuat kewalahan dengan serangan Anthony Nwakaeme dan kawan-kawan. Akhirnya malapetaka menimpa tuan rumah setelah Buzaglo berhasil mencetak gol pada menit ke-78. Ketika pertandingan akan usai, gol telat Virgil van Dijk pada menit-menit akhir membuat skor imbang 1-1.

claude-puel-ogc-nice-2016

Claude Puel kini harus fokus ke Liga Inggris setelah dipastikan clubnya tersingkir dari Liga Europa.

Usai dipastikan klubnya gagal lolos ke babak 32 besar, pelatih Southamton Claude Puel pun merasa sangat kecewa dengan hasil tersebut. “Ini adalah kekecewaan besar. Ini adalah pertandingan sulit melawan lawan yang bagus, yang selalu tampil berbahaya ketika mereka sukses merebut bola, namun kami juga punya peluang selama pertandingan. Malam ini semua perkataan sulit disampaikan, namun inilah sepakbola. Ini adalah kekecewaan besar karena kami sudah memberikan segalanya. Sungguh sangat sulit untuk tereliminasi, namun sekarang kami harus menampilkan reaksi yang bagus.” ujarnya.

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>