51azrkmze6irz2nms3rppmxs84b3midu-large

Nampaknya trophi Liga Inggris musim ini tidak akan kembali dimenangkan oleh Leicester City.

Leicester City, rasanya semua orang tentunya sudah akrab mendengar klub yang menjuari Liga Inggris musim lalu tersebut. Lantas bagaimanakah kabar anak asuh Claudio Ranieri pada musim ini? Kembali menjadi momok menakutkankah bagi kontestan lain? Atau kembali tertidur ke habitat aslinya, setelah kisah dongeng terwujud? Hingga pekan ke-20 musim 2016/17 nyatanya The Foxes kini hanya menempati peringkat ke-14.

Riyad Mahrez dan kolega hanya mampu memenangi lima laga sejauh ini dan hanya terpaut enam angka dari zona merah. Sempat meraih kemenangan di akhir tahun 2016, Leicester kembali “loyo” setelah hanya bermain imbang ketika melawan Middlesbrough. Lantas apakah yang menjadikan juara bertahan Liga Inggris tersebut kini tidak mampu lagi bersaing untuk mempertahankan gelarnya kembali? Jika dilihat lebih mendalam, tidak ada perubahan pemain secara besar-besaran ketika memasuki musim baru. Tercatat hanya N’golo Kante yang berlabuh ke Chelsea yang merupakan pemain utama The Foxes.

Nampaknya faktor utama tim yang bermarkas di King Power Stadium tersebut adalah soal mental dan kepercayaan diri mereka. Kehilangan poin di awal-awal kompetisi juga menjadi faktor pemicu lepasnya kepercayaan diri Jamie Vardy dan kolega. Namun demikian, Si Rubah masih menjejalkan kakinya di Liga Champions yang telah memasuki babak 16 besar. Apakah ini merupakan strategi tersendiri yang tengah diusung sang manajer? Merelakan kompetisi domestik yang musim lalu dijuarai dan kini mengejar kompetisi terbaik di Benua Biru? Biarkan waktu yang menjawabnya.

 

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>