Setelah menelan kekalahan pertama dalam 14 laga terakhir, Chelsea FC bertamu ke markas Leicester City akhir pekan ini dengan harapan mengembalikan diri mereka ke jalur kemenangan. Laga dua biru yang akan berlangsung tanggal 14 Januari 2017 (Minggu dini hari di Indonesia) ini mempertemukan pemimpin klasemen Liga Inggris sementara dengan jawara musim 2015/2016. Satu tahun lalu, 12 peringkat dan 17 point memisahkan kedua team. Leicester berada di posisi ke-2 sedangkan juara bertahan 2014/2015, Chelsea, loyo di posisi 14. Sayangnya untuk Leicester, kini mereka harus menghadapi nasib Chelsea tahun lalu, bahkan lebih buruk. Ya, anak asuh Claudio Ranieri sekarang menempati posisi 15, terpaut 28 point dibawah Chelsea. Meski demikian, Leicester tidak berkecil hati. Performa mereka dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi menunjukan peningkatan positif dengan dua kemenangan dan hanya satu kekalahan. Disamping itu, musim lalu The Foxes juga sukses mengalahkan Chelsea 2-1 di King Power Stadium. Sekedar flashback, The Blues bahkan pernah tanpa kemenangan liga di markas lama Leicester, Filbert Street, selama lebih dari setengah abad, tepatnya dari 1905 sampai 1959.

Namun Chelsea musim lalu jauh berbeda dengan musim ini. Dibawah kepiawaian Antonio Conte, klub London Barat ini menyapu bersih 39 poin yang tersedia dari awal Oktober sampai penghujung tahun 2016. Rekor 13 kali kemenangan berturut-turut yang diraih pun memberikan bantalan 5 poin dari posisi 2 klasemen. Chelsea juga memiliki rekor tandang terbaik musim ini dengan 22 point dari total 30 sementara, serta jumlah cleansheet terbanyak. Gawang Thibaut Courtois hanya kemasukan tiga gol dari tujuh laga tandang. Pertandingan di pekan ke-21 Liga Inggris ini juga kembali mempertemukan mantan-mantan dari kedua klub. Bek Robert Huth pernah berseragam The Blues pada musim 2002 – 2006 sedangkan manager Claudio Ranieri adalah pelatih Chelsea periode 2000 – 2004. Gelandang Andy King juga pernah terdaftar sebagai pemain muda Chelsea pada tahun 1998 – 2004 tapi tidak berhasil menembus tim utama. Dari kubu Chelsea, N’Golo Kante adalah eks pemain tengah Leicester musim lalu. Setelah 25 penampilan bersama Leicester, Kante hijrah ke Chelsea pada bursa transfer awal musim.

Di leg pertama antara Leicester dan Chelsea musim ini, Leicester harus mengakui keunggulan Chelsea setelah kalah 3-0 di Stamford Bridge pada pertengahan Oktober lalu dengan gol cepat Diego Costa pada menit 8 disusul dengan gol Eden Hazard dan Victor Moses. Leicester juga harus berhati-hati atas ancaman striker Costa yang sedang on fire dengan 9 gol dan 2 assist di 11 laga tandang terakhir. Dan tentunya Raineri harus memutar otak karena pemain unggulan Riyad Mahrez beserta Islam Slimani dan Daniel Amartey dipastikan absen karena tengah berlaga di Piala Afrika.

Claudio-Ranieri

Ranieri yang pernah membesut Chelsea selama 4 musim, pastinya sudah mengetahui kelemahan The Blues.

So, bagaimana menurutmu pertandingan akan berjalan? Mari kita nantikan bersama.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>