Sama-sama mengenakan formasi 4-4-2 baik tuan rumah Atletico Madrid dan Bayer Leverkusen gagal membobol gawang masing-masing. Sang tamu justru sedikit lebih banyak menguasai bola dengan 54% berbanding 46% milik Los Rojiblancos. Pasukan Diego Simeone justru tampil di bawah tekanan, setelah sang tamu tampil ngotot karena tertinggal dengan defisit dua gol. Sejumlah peluang berhasil dikreasikan oleh Julian Brandt dan kolega. Namun penampilan Jan Oblak di bawah mistar gawang Atletico nyatanya harus diakui tampil sempurna. Mengingat penjaga gawang asal Slovenia tersebut berhasil menggagalkan sejumlah peluang.

hi-res-1b709c1143f286f08b2f990d3ad9fb19_crop_north

Diego Simeone berhasil membawa timnya menyusul Barcelona dan Real Madrid ke babak perempat final UCL. Sumber foto:Bleacher Report.

Namun di kubu tamu, orang terakhir dalam pertahanan Bayer Leverkusen Bernd Leno juga tidak kalah tampil apiknya. Berkali-kali dirinya harus jatuh bangun untuk menyelamatkan gawangnya dari serangan Antonie Griezmann cs. Hingga laga berkahir tidak ada bola yang bersarang ke gawang masing-masing klub. Dengan hasil ini, Atletico Madrid berhak lolos ke babak perempat final menyusul kesuksesan Barcelona dan Real Madrid.

Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone tidak dapat menyembunyikan rasa gembiranya. “Saya senang. Saya ingin menyelamati para pemain. Sesuatunya telah berubah dalam empat tahun terakhir ini namun para pemain selalu memberikan segalanya di lapangan. Ini adalah langkah penting ke depan bagi klub ini. Kami selalu ingin memperbaiki diri dan melangkah ke depan. Liga Champions adalah kompetisi yang spesial dan ini sangat penting bagi klub ini untuk berada di delapan besar.” ungkapnya.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>