Sebentar lagi umat Islam sedunia akan merayakan hari raya Idul Fitri atau Lebaran. Setelah berpuasa sebulan lamanya, biasanya perayaan berlangsung selama minimal 3 hari – makanya ada sebutan Lebaran Hari Pertama, Kedua, dan seterusnya. Tradisi di setiap negara tentunya berbeda, tapi yang pasti sama adalah acara makan-makannya.

Di Indonesia, makanan utama lebaran adalah ketupat dan opor ayam. Ada juga rendang dan semur. Dan tidak ketinggalan kue-kue kering populer seperti nastar, kastengels, putri salju, lidah kucing, lapis legit dan aneka kacang-kacangan. Lalu bagaimana dengan cemilan spesial lebaran di negara lain?

Opor ayam tentunya menjadi hidangan wajib setiap rumah masyarakat di Indonesia.

Opor ayam tentunya menjadi hidangan wajib setiap rumah masyarakat di Indonesia.

Penduduk Irak memiliki makanan ringan bernama Klaicha, bentuknya mirip pastel tapi dengan tekstur yang lebih padat seperti roti. Uniknya, isi dari Klaicha itu sendiri adalah olahan buah kurma dan wanginya seperti air mawar loh! Seperti halnya di Irak, cemilan sejenis juga ditemukan di Lebanon dan Syria dengan nama Mamoul, tetapi isinya bisa juga berupa kacang walnut. Kalau di Palestina ada yang bentuknya seperti kue cubit yang isinya almond bernama Ghraybeh.

Beralih ke India, Pakistan dan Bangladesh, ada hidangan tradisional dengan nama Seviyan atau Shemai berupa mie bihun yang dipanggang dan disajikan kering atau direbus dan diolah menjadi puding susu berkuah yang disebut Sheer Khurma. Sedangkan di Moroko ada Laasida atau kuskus yang ditambahkan mentega. Nah, kalau di Turki tradisinya adalah memberikan permen atau gula-gula yang disebut Lokum, pasti anak-anak suka banget!

Kalau di Yemen, cemilan lebarannya adalah Bint Alsahan, bentuknya seperti kue crepes kering dengan toping madu dan biji nigella. Menjauh sedikit ke Rusia, masyarakat disana biasa mengkonsumsi Manti di hari Lebaran, rupanya seperti dimsum yang isinya daging domba atau sapi yang sudah dibumbui. Hampir mirip seperti di Palestina, Mesir memiliki cemilan manis seperti donut salju berisi madu bernama Kahk. Di benua Afrika, negara Sudan memiliki makanan penutup seperti puding yang terbuat dari gandum dan madu bernama Aseeda, sedangkan Somalia menyajikan Cambaabur, roti gandum yang ditaburi gula dan dihidangkan bersama yoghurt.

Di Somalia, Cambaabur menjadi makanan wajib di kala Idul Fitri.

Di Somalia, Cambaabur menjadi makanan wajib di kala Idul Fitri.

Nah, jadi laper gak sih bacanya? Hahaha.. gimana dengan kamu? Ada tradisi makanan tertentu yang biasanya keluar saat Lebaran? 😀

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>