Jangan Terlalu Sering Pakai Skinny Jeans, Bisa Berdampak Buruk Pada Organ Genital

Usia remaja memakai celana skinny jeans, bisa membuat tampilan lebih modis. Lebih memperindah penampilan seseorang, jeans yang berpotongan kecil dan ketat kerap dipilih untuk memiliki tampilan ramping. Walaupun begitu, sebaiknya lebih baik jangan menggunakan jeans terlalu sering.

Temuan baru mengungkapkan, penggunaan celana ketat dapat menyebabkan vulvodynia, yaitu kondisi yang menyebabkan rasa sakit kronis di area genital eksternal wanita atau vulva. “Tetapi mencegah vulvodynia mungkin tidak sesederhana menukar celana jeans yang ketat dengan yang longgar.” Ucap dokter obstetric dan ginekologi, Jessica Strasburg.

Penyebab

Pada dasarnya, belum diketahui dengan lebih jelas lagi apa yang menyebabkan vulvodynia pada penggemar jeans ketat.

Jeans yang diwarnai juga dapat meningkatkan risiko infeksi, termasuk juga infeksi saluran kemih ataupun infeksi jamur. Faktor lain adalah mencukur rambut genital juga dapat menyebabkan iritasi. Infeksi dan iritasi tersebut yang dapat memicu timbulnya vulvodynia.

Menurut Strasburg, vulvodynia bisa juga terjadi karena hal lain, seperti masalah dengan otot dasar panggul atau kelainan genetic tertentu. Pakaian ketat dan mencukur rambut kemaluan lebih cenderung memicu gejala pada seseorang yang memiliki vulvodynia.

Perawatan             

Jika kita memiliki tanda-tanda vulvodynia, segera berkonsultasi dengan dokter.

Berbagai perawatan yang dapat meredakan nyeri vulvodynia, termasuk:

  • Obat oral dan topical
  • Suntikan Botox untuk melemaskan otot-otot di dasar panggul
  • Perawatan alternatif seperti akupuntur
  • Perawatan untuk mengatasi gangguan yang terjadi bersamaan, seperti terapi fisik untuk gangguan dasar panggul

Setiap penderita membutuhkan perawatan yang berbeda untuk menangani masalah ini, sehingga mungkin butuh waktu dan kesabaran untuk menemukan solusinya.

Untuk meredakan gejala vulvodynia atau mengurangi gejalanya, cobalah untuk mengadopsi kebiasaan berikut ini:

  • Ganti pakaian basah dengan cepat
  • Cuci bagian intim dengan sabun ringan dan air
  • Hindari Douche atau alat yang digunakan untuk mengalirkan air ke seluruh tubuh dan produk pembersih dengan parfum dan pewarna
  • Gunakan deterjen lembut dan hindari mesin pengering saat mencuci celana
  • Batasi pencukuran dan waxing di area genital, karena membuat kulit semakin sensitive

Sumber Foto : http://ichef.bbci.co.uk

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *